Saya menganggap bahwa menyontek saat ujian adalah hal buruk yang dapat merusak pengembangan dan citra diri seseorang (saya sebagai mahasiswa) karena ketika menyontek artinya kita tidak sportif dalam menyelesaikan tanggungjawab, terlalu mudah menyerah, berbuat curang sebagai bentuk ketidakhormatan kita atas diri kita sendiri, namun faktanya terkadang dalam situasi darurat saya juga melakukan hal tersebut, tanpa sadar saya tidak konsisten.
Hal buruk jika dilakukan terus menerus akan menjadi suatu budaya dalam kehidupan seseorang. Semester 2 saya mulai mengurangi untuk menyontek karna menurut saya jika saya teruskan ini akan menjadi budaya dan berdampak buruk bagi diri saya, justru dengan saya usaha sendiri lebih maksimal, hasilnyapun lebih memuaskan dan membanggakan diri sendiri itu salah satu cara saya melakukan pengembangan diri saya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar