Saya menganggap bahwa menyontek saat ujian adalah hal buruk yang dapat merusak pengembangan dan citra diri seseorang (saya sebagai mahasiswa) karena ketika menyontek artinya kita tidak sportif dalam menyelesaikan tanggungjawab, terlalu mudah menyerah, berbuat curang sebagai bentuk ketidakhormatan kita atas diri kita sendiri, namun faktanya terkadang dalam situasi darurat saya juga melakukan hal tersebut, tanpa sadar saya tidak konsisten.
Hal buruk jika dilakukan terus menerus akan menjadi suatu budaya dalam kehidupan seseorang. Semester 2 saya mulai mengurangi untuk menyontek karna menurut saya jika saya teruskan ini akan menjadi budaya dan berdampak buruk bagi diri saya, justru dengan saya usaha sendiri lebih maksimal, hasilnyapun lebih memuaskan dan membanggakan diri sendiri itu salah satu cara saya melakukan pengembangan diri saya.
Minggu, 30 Juli 2017
Rabu, 26 Juli 2017
Contoh Bahasa Penalaran
Contoh 1 Pemerintah berupaya menyiasati ancaman krisis pangan di Indonesia. Oleh karena itu Menko Perekonomian mengusulkan 3 pilar yang menjadi Ketahanan Pangan Nasional, yaitu ketersediaaan bahan pangan sehingga kapanpun masyarakat membutuhkannya selalu tersedia, keterjangkauan bahan pangan melalui pendistribusian yang merata agar masyarakat mudah untuk memperolehnya dan kestabilitasan pasokan bahan pangan serta harga yang stabil untuk dapat memenuhi daya beli segala kalangan masyarakat.
Contoh 2 Periklanan melalui media sosial seperti Facebook, Instagram, Twitter dsb, dianggap sangat efektif. Cara ini untuk pengenalan suatu produk pada masyakarat, cara pembelian online yang mudah meningkatkan minat masyarakat sehingga dapat meningkatkan penjualan. Hal ini berdasarkan fakta sebuah penelitian dari Digital GFK Asia bahwa orang indonesia rata-rata setiap harinya menghabiskan waktu 5,4 jam untuk bermain gadget dan berinteraksi melalui media sosial.
Contoh 3 Komunikasi adalah cara seseorang berinteraksi dengan menyampaikan pesan kepada penerima melalui lisan maupun tulisan. Etika dalam berkomunikasi sangat penting oleh karena itu perlu diperhatikan ekspresi wajah saat berbicara, melihat mata lawan bicara , posisi berdiri, dan cara berjabat tangan. Karena saat berkomunikasi kita harus menciptakan suasana yang nyaman serta meyakinkan penerima pesan mengenai hal yang kita sampaikan,
Contoh 4 Saya meyakini bahwa dalam kehidupan ini karma adalah nyata dan benar adanya, barang siapa berbuat baik, ia akan memperolehnya kebaikan dalam hidupnya, sebab tertulis didalam Alkitab (Galatia 6:7) "karena apa yang ditabur orang, itu juga yang akan dituainya."
Contoh 2 Periklanan melalui media sosial seperti Facebook, Instagram, Twitter dsb, dianggap sangat efektif. Cara ini untuk pengenalan suatu produk pada masyakarat, cara pembelian online yang mudah meningkatkan minat masyarakat sehingga dapat meningkatkan penjualan. Hal ini berdasarkan fakta sebuah penelitian dari Digital GFK Asia bahwa orang indonesia rata-rata setiap harinya menghabiskan waktu 5,4 jam untuk bermain gadget dan berinteraksi melalui media sosial.
Contoh 3 Komunikasi adalah cara seseorang berinteraksi dengan menyampaikan pesan kepada penerima melalui lisan maupun tulisan. Etika dalam berkomunikasi sangat penting oleh karena itu perlu diperhatikan ekspresi wajah saat berbicara, melihat mata lawan bicara , posisi berdiri, dan cara berjabat tangan. Karena saat berkomunikasi kita harus menciptakan suasana yang nyaman serta meyakinkan penerima pesan mengenai hal yang kita sampaikan,
Contoh 4 Saya meyakini bahwa dalam kehidupan ini karma adalah nyata dan benar adanya, barang siapa berbuat baik, ia akan memperolehnya kebaikan dalam hidupnya, sebab tertulis didalam Alkitab (Galatia 6:7) "karena apa yang ditabur orang, itu juga yang akan dituainya."
Selasa, 25 Juli 2017
Pulpen Bekas
Apa yang dilakukan pada Pulpen bekas agar Pulpen tersebut menjadi bernilai?
Bernilai yang dimaksud bukan hanya tentang sebuah harga dari Pulpen tersebut, namun juga memiliki manfaat/nilai guna lebih bagi pemakai/orang lain.
Saya akan memanfatkan Pulpen tersebut untuk menulis. Menulis sebuah karya atau hal yang bermanfaat dan punya nilai jual yang tinggi/ lebih bernilai dari harga Pulpen tersebut. (Puisi, cerita pendek dll). Adapun cara lainnya pada ujung pulpen tersebut saya beri hiasan kepala boneka (uk.kecil) dan dibagian badan pulpen saya selimuti dengan kain flanel, lalu saya beri beberapa hiasan kemudian saya jual. Jika tinta sudah tidak berfungsi lagi. Isi pulpen saya ganti dengan yang baru, Pulpen bekas tersebut akan memiliki nilai jual kembali.
Pengalaman saya pribadi nih Pak, saya jarang membawa Pulpen berpergian. Suatu sore, saya tidak sengaja ketemu client lama saya dipinggir jalan, dia terburu-buru, saya menyapa dia dan spontan minta nomor telpon. Dia berusaha mencari kartu namanya tapi karena kelaamaan, saya lihat ada Pulpen bekas tidak jauh dari tempat saya berdiri, saya ambil Pulpen bekas itu lalu saya berdooaa...semoga tintanyaa adaa... saya mencoba tulis nomor telpon dia di telapak tangan saya, meskipun tintanya macet tapi saya berhasil mencatat nomor telpon dia dan kemudian saya hubungi dia. Singkat ceritaaaaaaa.... berkat tinta pada Pulpen bekas tersebut saya mendapatkan komisi 6juta. Meskipun Pulpen itu bekas bahkan usang, namun Pulpen tersebut mampu menghasilkan nilai yang lebih dari harga Pulpen barunya. (Maap ya Pak, Jadi curhaatttt... Uda ngantuk Pak, Maap juga kalaau omongannya gak nyambung).
Bernilai yang dimaksud bukan hanya tentang sebuah harga dari Pulpen tersebut, namun juga memiliki manfaat/nilai guna lebih bagi pemakai/orang lain.
Saya akan memanfatkan Pulpen tersebut untuk menulis. Menulis sebuah karya atau hal yang bermanfaat dan punya nilai jual yang tinggi/ lebih bernilai dari harga Pulpen tersebut. (Puisi, cerita pendek dll). Adapun cara lainnya pada ujung pulpen tersebut saya beri hiasan kepala boneka (uk.kecil) dan dibagian badan pulpen saya selimuti dengan kain flanel, lalu saya beri beberapa hiasan kemudian saya jual. Jika tinta sudah tidak berfungsi lagi. Isi pulpen saya ganti dengan yang baru, Pulpen bekas tersebut akan memiliki nilai jual kembali.
Pengalaman saya pribadi nih Pak, saya jarang membawa Pulpen berpergian. Suatu sore, saya tidak sengaja ketemu client lama saya dipinggir jalan, dia terburu-buru, saya menyapa dia dan spontan minta nomor telpon. Dia berusaha mencari kartu namanya tapi karena kelaamaan, saya lihat ada Pulpen bekas tidak jauh dari tempat saya berdiri, saya ambil Pulpen bekas itu lalu saya berdooaa...semoga tintanyaa adaa... saya mencoba tulis nomor telpon dia di telapak tangan saya, meskipun tintanya macet tapi saya berhasil mencatat nomor telpon dia dan kemudian saya hubungi dia. Singkat ceritaaaaaaa.... berkat tinta pada Pulpen bekas tersebut saya mendapatkan komisi 6juta. Meskipun Pulpen itu bekas bahkan usang, namun Pulpen tersebut mampu menghasilkan nilai yang lebih dari harga Pulpen barunya. (Maap ya Pak, Jadi curhaatttt... Uda ngantuk Pak, Maap juga kalaau omongannya gak nyambung).
Langganan:
Postingan (Atom)